Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 25 November 2017 | 18:02 WIB

Cegah Obesitas Sebelum Terlambat

Oleh : Mia Umi Kartikawati | Kamis, 27 April 2017 | 15:00 WIB
Cegah Obesitas Sebelum Terlambat
(Foto: ilustrasi)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Kegemukan adalah salah satu hal yang sangat ditakutkan orang. Tidak hanya wanita, kegemukan juga kerap dialami para pria. Lantas apa saja yang bisa mencegah kegemukan?

Berdasar data Kementerian Kesehatan, lebih dari 40 juta orang Indonesia mengalami kegemukan atau obesitas yang kemudian meningkatkan risiko penyakit diabetes, jantung, stroke, dan kanker.

Kegemukan bukan hanya masalah Indonesia. Riset Institut Pengukuran dan Evaluasi Kesehatan (IHME) Amerika Serikat dalam jurnal The Lancet, tahun 2014 menyebutkan, jumlah orang gemuk di dunia meningkat dari 875 juta orang pada 1980 menjadi 2,1 miliar orang pada 2013. Dalam riset IHME, merujuk Riset Kesehatan Dasar 2007 dan 2010, Indonesia masuk 10 besar negara dengan orang gemuk terbanyak.

Menurut Riskesdas 2013, prevalensi orang gemuk lebih besar. Belum banyak orang tahu keberadaan Taurin yang telah diuji melalui serangkaian studi terbukti bermanfaat mencegah kegemukan dan menurunkan kadar gula darah. Selain itu taurin juga dapat mencegah kerusakan hati.

Tdak semua minuman energi mengandung Taurin, namun hal tersebut terdapat pada Kratingdaeng dan Red Bull. Pentingnya Taurin karena berperan membantu meningkatkan toleransi terhadap glukosa atau gula, yang bereaksi dalam proses metabolisme yang biasanya dikonsumsi dengan dosis 1.000 mg per saji. Taurin ditemukan pada tumbuhan, jamur, daging, ikan, telur, susu murni dan air susu ibu.

Bagi manusia, Taurin berperan penting mencerna lemak, menyerap vitamin yang larut dalam lemak dan mengatur kadar kolesterol dalam tubuh (Anyvitamins). Selain ituTaurin bersama Zinc (Zn) (seng) penting juga untuk menjaga kesehatan mata. Itu sebabnya anak pada masa pertumbuhan perlu mendapat asupan Taurin yang cukup.


Menurut Sunarti, Komite Profesi Kesehatan Lain Rumah Sakit Islam Cempaka Putih yang juga seorang nutrisionis, Taurin merupakan asam amino kondisional yang bisa diproduksi sendiri oleh tubuh manusia dewasa.

"Asam amino terbagi dalam dua kelompok besar yaitu asam amino esensial (asam amino yang tidak bisa disintesa oleh tubuh) dan asam amino non esensial (asam amino yang dapat disintesa oleh tubuh)," katanya seperti yang dikutip dari siaran pers, Jakarta, Kamis (27/04/2017).

Lebih lanjut dia menambahkan, bahwa Taurin adalah asam amino yang penting diasup sebagai food supplement. (tka)

Komentar

 
Embed Widget

x