Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 18 Agustus 2017 | 06:18 WIB

Alergi Dapat Pengaruhi Psikologis Anak

Oleh : Mia Umi Kartikawati | Minggu, 9 April 2017 | 19:15 WIB
Alergi Dapat Pengaruhi Psikologis Anak
(Foto: Ilustrasi)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Tidak hanya mempengaruhi fisik, alergi juga dapat mempengaruhi psikologis Bunda maupun anak. Mengapa demikian?

Menurut psikolog Anak dan Keluarga, Anna Surti Ariani S.Psi., M.Si., Psi, untuk memaksimalkan perkembangan mental si kecil yang memiliki alergi, bunda juga bisa memaksimalkan perkembangan mental anak yang memiliki alergi. Cara mengatasi hal tersebut dengan cara menerapkan 3K.

"3K adalah Kenali sifat anak, keampuan diri sendiri, dan lingkungan sekitar anak. Konsultasikan pada dokter bersama anggota keluarga yang bisa memberikan dukungan moral. Kendalikan dengan mengajarkan anak tentang makanann yang boleh atau tidak boleh dia makan dengan cara yang menyenangkan," papar Anna Surti Ariani saat ditemui di acara Fun Walk 2017 bersama Nutricia Sarihusada bertajuk Tetap Ceria karena Bunda Tanggap Alergi, di Car Free Day Thamrin , Jakarta, Minggu (09/04/2017).

Salah satu caranya adalah dengan membuat bekal yang menarik, dan jangan ragu menginformasikan kondisi anak pada guru atau orang tua teman. Hal ini sangat penting agar situasi alergi tidak menjadi sebuah kecemasan yang berlarut.

Selain itu, menurut Arif Mujahidin Communication Director, Danone Indonesia, kampanye 3K sangat penting untuk mengatasi alergi. Hal tersebut karena terkadang anak kerap marah - marah dan kesal, namun sang bunda tidak mengetahhi sebenarnya itu terdapat masalah alergi pada tubuh anak. Hal ini karena tidak adanya pengenalan tentang alergi sejak dasar.

"Kalau telat menangani anak bisa salah gizi. Akhirnya tumbuh kembang akan tidak tercapai. Tubuh kembang terganggu nanti psikologisnya sangat terganggu," kata Arif Mujahidin Communication Director, Danone Indonesia.

Karena itu, kegiatan fun walk 2017 kali ini juga menyediakan konsultasi gratis pada dokter yang sangat pakar tentang penanganan alergi pada anak.

"Masyarakar dapat berkonsultasi dengan dokter sampai selesai jam 12.00 wib. Melihat tahun lalu, banyak yang hadir. Tadi pun ada bapak - bapak yang mencari dokter untuk konsultasi alergi karena anaknya mengalami alergi," tambah Arif.

Kegiatan Bunda Tanggap Alergi dengan 3K ini menyasar sekitar lebih dari 65 juta orang tua. Hal tersebut tidak saja untuk para ibu tetapi juga para calon ibu baik yang belum menikah ataupun ibu yang sedang hamil.

"Mereka harus mengetahui bagaimana cara mengidentifikasi sejak awal ciri - ciri alergi," paparnya.

 
x