Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 18 Oktober 2017 | 07:17 WIB

Indonesia Targetkan Eliminasi Malaria

Oleh : Mia Umi Kartikawati | Jumat, 31 Maret 2017 | 12:50 WIB
Indonesia Targetkan Eliminasi Malaria
(Foto: ilustrasi)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Malaria masih merupakan masalah kesehatan global, regional, dan nasional harus diperhatikan.

Dampak Malaria dapat menurunkan kualitas sumber daya manusia dan dapat menyebabkan kematian. Menurut DIR Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tular Vektor dan Zoonatik drg. R. Vensya Sitohang, M.Epid, saat ini masih terdapat 41 Kabupaten atau kota di Indonesia yang masih menjadi endemis tinggi terkena Malaria. Hal ini menjadi pekerjaan rumah besar bagi Indonesia untuk mencapai target eliminasi Malaria pada 2030.

"Tantangan kita itu di kawasan Timur Indonesia belum ada yang eleminasi. Ini PR yang harus diselesaikan bersama. Ini sudah ada rancangannya untuk membuat road map untuk eleminasi di setiap provinsi. Kita lihat unit terkecilnya kabupaten dan pemetaannya sampai ke desa," kata DIR Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tular Vektor dan Zoonatik drg. R. Vensya Sitohang, M.Epid saat ditemui di kantor Kementerian Kesehatan RI, Jakarta, Jumat (31/03/2017).

Karena itu, sekitar 80 juta masyarakat Indonesia masih tinggal di daerah yang menjadi endemis Malaria. Untuk menghindari dan menekan merebaknya Malaria, dibutuhkan kewaspadaan dan kepedulian masyarakat tentang bagaimana cara mengatasi, mencegah, serta mengobati masalah kesehatan tersebut.

"Jika terdiagnosa terkena Malaria harus minum obat anti Malaria dan harus dihabiskan. Jika tidak dihabiskan akan kembali lagi menyerang kesehatan tubuh manusia atau menjadi resistensi. Pengobatan sudah ada sejak puluhan tahun yang lalu," tambahnya.

Masih menurutnya, untuk mencapai target eliminasi Malaria di Indonesia, pemerintah menargetkan seluruh kabupaten atau kota dapat tereliminasi pada tahun 2025.

"Saat ini pada 2016 pencapaian baru sekitar 247 Kabupaten atau Kota tereliminasi Malaria," paparnya.

Karena itu, masih menurut Vensya Sitohang dibutuhkan kerjasama yang baik dari semua sektor terkait untuk mengatasi masalah endemis kasus penyakit Malaria ini. Karena penyakit Malaria menjadi salah satu penyakit perioritas pemerintah untuk segera di eliminasi.

Komentar

 
Embed Widget

x