Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 24 Maret 2017 | 05:00 WIB
Hide Ads

Generasi Muda Makin Banyak Pilihan Menuntut Ilmu

Oleh : Mia Umi Kartikawati | Kamis, 16 Maret 2017 | 15:50 WIB
Generasi Muda Makin Banyak Pilihan Menuntut Ilmu
(Foto: Ilustrasi)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Saat ini generasi muda sering terjebak pada pilihan yang sempit ketika mempelajari sebuah pengetahuan. Lantas bagaimana caranya agar tidak salah?

Orang yang suka ilmu sosial tidak menyukai sains, begitu pula sebaliknya. Padahal, antara ilmu sosial dan sains dapat berpadu dan melahirkan sebuah cabang ilmu pengetahuan yang bisa membantu jutaan orang.

Seperti pada cabang ilmu ekonometrika dan ekonofisika yang merupakan hasil evolusi dari ilmu ekonomi modern saat ini,yaitu perpaduan ilmu ekonomi dengan beberapa disiplin ilmu lain.

Ilmu ekonometrika saat ini kerap dipakai oleh negara-negara maju dan berkembang sebagai alat untuk memprediksi pergerakan gejolak perekonomian di dalam negeri maupun global.

Sehingga, dengan ilmu pengetahuan ini memungkinkan dampak atau risiko volatilitas ekonomi bisa diminimalisir demi menjaga kehidupan masyarakat yang damai dan sejahtera.

IPEKA, sebagai sekolah yang memiliki misi membangun manusia terdidik dan berbudi luhur, berkesempatan menjadi satu-satunya tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) yang ditunjuk oleh IPF untuk menyelenggarakan The 6th ASEAN Series- BRIDGES Dialogues Toward a Culture of Peace. Dialog diskusi ini bertempat di IPEKA Integrated Christian School (IICS), Meruya, Jakarta Barat.

Acara ini dihadiri lebih dari 400 peserta yang mengangkat tema "The Prospects for Global Financial Stability" dengan pembicara seorang pakar Ekonometrika ternama yaitu Profesor Robert F. Engle III, peraih Nobel untuk metode analisis data deret waktu ekonomi dengan variansi yang berubah menurut waktu (dikenal dengan analisis ARCH).

Latar belakangnya sebagai fisikawan yang kemudian mendalami ilmu ekonomi menjadikannya seorang ekonom yang brilian. Model ARCH dan generalisasinya telah menjadi alat yang sangat diperlukan tidak hanya oleh peneliti, tetapi juga oleh analis pasar keuangan untuk digunakan dalam penentuan harga pasar serta evaluasi portofolio risiko.

"Dengan kegiatan ini, harapan utama kami khususnya untuk para siswa adalah bisa mengenal metode analisis data deret waktu ekonomi dengan variansi yang berubah menurut waktu (analisis ARCH) yang dikembangkan oleh Profesor Robert F. Engle III," kata Direktur Utama IPEKA Petroes S. Soeryo seperti yang dikutip dari siaran pers, Jakarta, Kamis (16/03/2017).

Selain itu, mereka juga bisa terinspirasi oleh teladan Profesor Robert F. Engle III dalam menggunakan lintas disiplin ilmu (science) untuk mengembangan ilmu ekonomi.

"Kami ingin agar para siswa yang menyukai ilmu sosial (dalam hal ini ekonomi) juga tertarik belajar sains, yang suka sains tertarik untuk belajar ilmu sosial karena penguasaan atas beragam disiplin ilmu itu ternyata sangat berguna," ujar Petroes.

0 Komentar

Belum ada komentar untuk berita ini.

Kirim Komentar

Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab. INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.

Embed Widget

x