Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 26 Mei 2017 | 12:29 WIB
Hide Ads

Taman Margasatwa Singapura Lahirkan 600 Satwa

Oleh : Mia Umi Kartikawati | Sabtu, 4 Maret 2017 | 16:30 WIB
Taman Margasatwa Singapura Lahirkan 600 Satwa
(Foto: istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Singapura - Anda mungkin sedang mencari tempat liburan yang berbeda dari biasanya. Mengunjungi Taman Margasatwa Singapura mungkin salah satu cara untuk menikmati tempat wisata.

Para pecinta binatang, atau orang tua yang mulai mengenalkan macam - macam binatang kepada anaknya, dapat melihat beragap satwa di Taman Margasatwa Singapura. Tempat yang terdiri dari Taman-taman satwa tersebut sukses mengembang-biakkan hewan Asia Tenggara yang terancam perdagangan satwa liar ilegal.

Salah satunya adalah bayi citah dan rubah fennec yang dibesarkan manusia secara langsung akan menjadi satwa duta. Taman Burung Jurong, Taman Safari Malam (Night Safari Singapore), Taman Safari Sungai (River Safari) and Kebun Binatang Singapura melaporkan lebih dari 600 kelahiran satwa dan penetasan selama tahun 2016.

Mereka di antaranya satwa Asia Tenggara yang sangat terancam punah. Ini meliputi trenggiling Sunda, kura-kura terrapin bergambar (painted terrapin), monyet proboscis, jalak Bali dan jalak hitam (black-winged starling). Bayi-bayi ini berasal dari satwa yang dilindungi dan statusnya hampir punah.

"Kami mempunyai misi untuk melindungi dan melestarikan keanekaragaman hayati di Singapura dan kawasan ini, dan dengan gembira melaporkan bahwa tim penjaga satwa kami berhasil mengembang-biakkan beberapa satwa Asia Tenggara yang paling langka pada tahun 2016," kata Dr Cheng Wen-Haur, Deputy CEO dan Chief Life Sciences Officer, Wildlife Reserves Singapore, seperti yang dikutip dari siaran pers, Sabtu (04/03/2017).

Masih menurutnya, hal ini hanya salah satu di antara cara pihak Taman Margasatwa Singapura bekerja untuk membantu melindungi hewan-hewan ini dari kepunahan.

"Kami juga secara aktif mendukung upaya konservasi dan penelitian di habitat asli hewan tersebut," tambahnya.

 
Embed Widget

x