Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 30 Maret 2017 | 23:28 WIB
Hide Ads

Ketahanan Mental dan Mandiri Penting untuk Anak

Oleh : Mia Umi Kartikawati | Selasa, 28 Februari 2017 | 17:00 WIB
Ketahanan Mental dan Mandiri Penting untuk Anak
(Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Setiap anak harus memiliki ketahanan mental dan kemandirian. Hal ini tidak begitu saja datang dengan sendirinya. Dibutuhkan keterampilan khusus untuk memupuk sejak usia dini.

Ketahanan mental pada anak didefinisikan sebagai kemampuan untuk mengatasi peristiwa negatif atau menghadapi tantangan, dan bangkit kembali ke tingkat emosi yang sama. Perkembangan globalisasi yang sangat cepat dan tidak terelakkan membuat anak - anak harus dipersiapkan dan diperkenalkan dengan kemandirian dan ketahanan mental guna menghadapi berbagai isu toleransi dan keberagaman.

Melatih ketahanan mental pada anak adalah suatu investasi untuk kemampuan akademik dan keberhasilan masa depan.

"Melatih tingkat kemandirian dan ketahanan mental anak sangat penting dan harus dimulai sejak dini. Banyak sekali orang tua tidak menyadari bahwa pengawasan yang berlebihan terhadap anak bisa membawa dampak negatif terhadap masa depan anak, seperti menghambat tingkat ketahanan mental anak, yang dapat mengakibatkan anak lebih mudah depresi atau gelisah," kata Michelle Reynold, Head of School AIS Kemang, Jakarta, Selasa (28/02/2017).

Masih menurutnya, ketahanan mental anak yang tinggi akan meningkatkan level emosional dan sosial yang positif pada anak, keterlibatan dalam kegiatan belajar, kemampuan mengatasi beragam situasi sulit, dan menurunkan tingkat depresi.

"Dengan demikian, anak akan lebih bisa mengenal dan mengelola perasaan diri sendiri, memahami perasaan orang lain, membentuk dan menjaga hubungan yang positif dengan sekitarnya, mampu memecahkan masalah secara mandiri dan membuat keputusan, serta memiliki tujuan untuk masa depan mereka," tambahnya.

Salah satu cara penerapan adalah dengan Bounce Back Program. Ini adalah cara yang sangat interaktif, yang memberikan pemahaman pada siswa bagaimana seharusnya bersikap dan berperilaku dalam menghadapi situasi atau kondisi yang berbeda - beda di lingkungan dan komunitas mereka.

"Melalui pendekatan ini, AIS membantu siswa agar memiliki ketangguhan dan semangat untuk menyelesaikan masalah dan membuat siswa menjadi lebih percaya diri serta memiliki kemampuan yang baik. Mulai dari baik secara akademis maupun non akademis," paparnya. (tka)

0 Komentar

Belum ada komentar untuk berita ini.

Kirim Komentar

Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab. INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.

x