Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 28 Juni 2017 | 14:05 WIB

Menkes: Pembangunan Kesehatan Jadi Kunci Utama

Oleh : Mia Umi Kartikawati | Selasa, 28 Februari 2017 | 16:15 WIB
Menkes: Pembangunan Kesehatan Jadi Kunci Utama
Menteri Kesehatan RI Nila F Moeloek - (Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Pembangunan kesehatan menjadi kunci utama. Hal ini terkait investasi bagi pembangunan sumber daya manusia Indonesia.

Menteri Kesehatan RI Nila F Moeloek membuka Rapat Kerja Kesehatan Nasional (Rakerkesnas) 2017 dengan menekankan bahwa pembangunan kesehatan pada dasarnya adalah upaya untuk meningkatkan kesadaran, kemauan, serta kemampuan setiap orang untuk dapat berprilaku hidup bersih dan sehat. Hal tersebut sangat perlu untuk pencapaian derajat kesehatan masyarakat yang setinggi - tingginya.

"Akses dan mutu pelayanan kami lakukan untuk rakyat supaya sehat secara maksimal. Penguatan infrastruktur juga digunakan untuk melalui rumah sakit vertikal, Kementerian Kesehatan di provinsi wilayah Timur seperti di provinsi Maluku, Papua, Nusa Tenggara Timur. Tahapan pelaksanaan pembangunan sedang kami persiapkan," kata Menkes Nila F Moeloek saat ditemui di Rakerkesnas 2017 di Bidakara, Jakarta, Selasa (28/02/2017).

Menkes menambahkan, meningkatkan mutu pelayanan kesehatan dengan menerapkan dan pemenuhan kesehatan sangat dibutuhkan. Hal tersebut diwujudkan dengan cara salah satunya dengan penyebaran tim nusantara sehat.

"Sementara terdapat tim Nusantara Sehat di 20 puskesmas pada 2015, kemudian 2016 untuk 131 puskesmas, 2017 tedapat di 188 puskesmas," tambahnya.

Tidak kalah penting adalah Kemenkes juga harus menjalankan GERMAS (Gerakan Masyarakat Sehat) melalui pendekatan keluarga. Hal ini untuk mewujudkan Indonesia Sehat. Pada intinya, pembangunan kesehatan yang semula bersifat kuratif dan rehabilitatif kini lebih diarahkan pada upaya kesehatan yang bersifar promotif dan preventif. Untuk itu, diperlukan upaya penguatan tiga pilar pembangunan kesehatan yaitu denga paradigma sehat, penguatan pelayanan kesehatan dan Jaminan Kesehatan Nasional.

Utamanya pada pilar pertama paradigma sehat diimplementasikan melalui dua pendekatan, yaitu pendekatan keluarga dimana aktivitaa kegiatan dilakukan oleh jajaran kesehatqn khususnya ditingkat Puskesmas. Kemudian, Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) yang mana kegiatan tidak hanya dilakukan oleh jajaran kesehatan saja, namun juga lintas sektor dan dilakukan oleh seluruh komponen bangsa. (tka)

 
x