Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 24 Oktober 2017 | 07:08 WIB

Peringati Hari Kanker Sedunia dengan Deteksi Dini

Oleh : Mia Umi Kartikawati | Rabu, 1 Februari 2017 | 16:45 WIB
Peringati Hari Kanker Sedunia dengan Deteksi Dini
(Foto: istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Hari Kanker Sedunia diperingati pada 4 Februari. Tema Hari Kanker Sedunia tahun 2017 adalah Kita Bisa. Aku Bisa.

Tema ini bertujuan untuk menyebarkan pesan bahwa setiap orang baik secara bersama atau individual bisa mengambil peran dalam mengurangi beban dan permasalahan kanker, seperti yang dikutip dari siaran pers Kemenkes, Jakarta, Rabu (01/02/2017).

Di Indonesia, prevalensi penyakit kanker cukup tinggi. Berdasarkan data Riskesdas tahun 2013, prevalensi tumor/kanker di Indonesia adalah 1.4 per 1000 penduduk, atau sekitar 347.000 orang. Di mana kanker tertinggi pada perempuan adalah kanker payudara dan kanker leher Rahim.

Pembiayaan kanker terus meningkat, berdasarkan data dari BPJS hingga akhir tahun 2015, penyakit kanker telah menghabiskan biaya sebesar 2,2 triliun rupiah dan menempati urutan ketiga setelah penyakit jantung pembuluh dan gagal ginjal.

Pemerintah telah melakukan upaya deteksi dini kanker payudara dan kanker leher rahim. Upaya deteksi dini kanker pada perempuan tersebut berupa skrining kanker leher rahim dengan metode Inspeksi Visual dengan Asam Asetat (IVA) dan kanker payudara dengan Pemeriksaan Payudara Klinis (SADANIS).

Cakupan deteksi dini IVA dan SADANIS di Indonesia sampai dengan tahun 2016 meningkat jika dibandingkan tahun 2015 dimana cakupan pemeriksaan sebesar 1.268.333 orang atau 3.4 persen menjadi 1.925.943 orang atau sekitar 5.2 persen.

Program deteksi dini kanker payudara dan kanker leher rahim juga didukung oleh Ibu Negara dan Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Kerja (OASE KK). Diawali dengan Pencanangan Peningkatan Peran Serta Masyarakat dalam Pencegahan dan Deteksi Dini Kanker pada Perempuan oleh Ibu Negara di Kulon Progo pada 21 April 2015 kemudian Ibu Negara dan OASE KK pada tahun 2016 juga mencanangkan Gerakan Pekan Deteksi Dini Kanker Payudara dan Kanker Leher di beberapa kota seperti: Jakarta, Cirebon, Medan, Sidoarjo, Padang, dan Klaten (Hari Guru Nasional 25 November 2016).

Pada tahun ini, Ibu Negara dan OASE KK akan mengunjungi 10 provinsi dalam rangka Peningkatan Kesadaran Perempuan Indonesia untuk Deteksi Dini Kanker Payudara dan Leher Rahim.

Untuk mengoptimalkan upaya pencegahan dan pengendalian kanker di Indonesia, perlu upaya masif yang dilakukan oleh semua pihak baik pemerintah, swasta, maupun masyarakat dalam pencegahan dan pengendalian kanker.

Komentar

 
Embed Widget

x