Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 29 April 2017 | 20:29 WIB

Remaja Putri Lebih Banyak Butuh Asupan Gizi

Oleh : Mia Umi Kartikawati | Selasa, 6 Desember 2016 | 17:45 WIB
Remaja Putri Lebih Banyak Butuh Asupan Gizi
(Foto: Ilustrasi)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Peningkatan gizi remaja sangat penting. Hal ini untuk tubuh kembang remaja lebih optimal. Ternyata, remaja putri memerlukan asupan gizi lebih banyak dibanding remaja putra.

Menurut data dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), masa remaja di rentan usia 15 - 18 tahun, merupakan fase awal saat kebutuhan nutrisi terbagi bedasarkan jenis kelamin. Hal tersebut disebabkan adanya perubahan biologis dan fisiologis. Sehingga, pemenuhan kebutuhan nutrisi antara remaja putra dan putri pun sangat berbeda.

Secara khusus, remaja putri sebagai calon ibu di masa depan memiliki kerentanan dalam masalah gizi. Pada masa tersebut, remaja putri mengalami menstruasi awal dalam fase hidupnya. Kemudian, menstruasi menuntut kebutuhan zat besi yang lebih banyak.

"Minimnya kesadaran akan pemenuhan gizi dan nutrisi pada remaja putri dapat mengakibatkan munculnya berbagai masalah kesehatan yang serius di kemudian hari. Masalah gizi yang berpotensi muncul antara lain stunting (perawakan pendek), defisiensi mikronutrien, khususnya anemia difisensi zat besi, serta masalah malnutrisi," kata ketua Pusat Kajian Gizi dan Kesehatan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI), Ir. Ahmad Syafiq, M.Sc., Ph.D di acara JAPFA Foundation gelar Konferensi Indonesia Bergizi 2016, Jakarta, Selasa (06/12/2016).

Masih menurutnya, fokus yang diutamakan saat ini adalah konsumsi gizi dalam bentuk protein hewani. Mengingat saat ini konsumsi protein hewani masyarakat Indonesia masih terbilang kurang.

"Kurangnya asupan protein secara konsisten pada masa remaja dapat berakibat pertumbuhan lineat berkurang. Hal ini juga mengakibatkan keterlambatan maturasi seksual, serta berkurangnya akumulasi massa tubuh tanpa lemak," tambahnya.

Embed Widget

x