Minggu, 23 November 2014 | 07:41 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Gaya Hidup Modern Picu Kanker Payudara 'Merebak'
Headline
(Foto : dailymail.co.uk)
Oleh: Dahlia Krisnamurti
gayahidup - Jumat, 3 Mei 2013 | 15:05 WIB

INILAH.COM, Jakarta -Gaya hidup modern diklaim sebagai pemicu kanker payudara menjadi lebih populer dan menyerang wanita yang berusia di bawah 50 tahun.

Tak hanya itu, yang lebih mengerikan lagi, para ilmuwan menyebutkan wanita berusia di bawah 50 tahun didiagnosa menderita kanker payudara pada tingkat rekor 27 hari, mencapai 10.000 per tahun untuk pertama kali.

Satu dari lima kasus sekarang melibatkan perempuan dalam kelompok usia ini, sementara angka ini masih meningkat di kalangan wanita yang lebih tua.

Dilansir Dailymail, para ahli sangat yakin kenaikan penderita kanker payudara di suai muda amat berkaitan dengan gaya hidup moderen yang terbilang tidak sehat.

Seperti misalnya, banyak makan, sering mengkonsumsi alkohol, kurang olahraga, dan kebiasaan-kebiasaan lain yang cenderung memicu pertumbuhan sel kanker.

Kanker payudara membunuh sekitar 12.000 wanita setiap tahun, tetapi lebih dari sebelumnya yang bertahan karena kemajuan dalam pengobatan. Pada wanita di bawah 50 angka kematian hampir setengahnya dalam 20 tahun terakhir.

Kepala Eksekutif Breakthrough Breast Cancer Chris Askewmengatakan, meskipun kanker payudara lebih sering terjadi pada wanita yang lebih tua, itu mengkhawatirkan untuk melihat peningkatan jumlah perempuan muda didiagnosis dengan penyakit ini.

"Lebih banyak perempuan dari sebelumnya yang bertahan yang merupakan berita besar, namun banyak perempuan yang terkena kanker payudara dan kita harus berinvestasi dalam penelitian penting untuk pengobatan baru dan pencegahan penyakit." kata Askew, seperti dilansir Dailymail.

Penderita kanker payudara naik 18%

Statistik yang dirilis Cancer Research UK menunjukkan bahwa sekitar 7.700 perempuan di bawah 50 didiagnosis dengan kanker payudara pada tahun 1995 di Inggris, tetapi angka itu meningkat menjadi 10.068 pada 2010.

Peningkatan kanker payudara pada wanita dari segala usia selama periode yang sama adalah 18 persen. Pada wanita muda, riwayat keluarga penyakit meningkatkan risiko.

Namun para ahli prihatin tentang perubahan pola gaya hidup di kalangan wanita muda, dengan banyak memilih untuk kemudian memiliki anak atau tidak memiliki anak, yang meningkatkan risiko.

Kehamilan sebelum usia 30 dan memberhentikan aktivitas menyusui seumur hidup wanita , sehingga mengurangi eksposur keseluruhan untuk estrogen, suatu hormon yang mendorong sebagian besar tumor kanker payudara.

Penelitian sebelumnya menunjukkan wanita yang menyusui selama enam bulan mengurangi risiko kematian dari kanker dengan sepuluh persen, mungkin oleh efek langsung pada sel-sel payudara membuat mereka lebih tahan terhadap kanker.

Umur tetap merupakan faktor terkuat untuk kanker payudara, dengan risiko pemotongan gaya hidup sehat pada usia berapa pun. Namun, para ahli sepakat menyebutkan bahwa gaya hidup modern yang harus disalahkan untuk kenaikan di kalangan wanita muda.

Sementara para ilmuwan yakin dan memperkirakan empat dari setiap sepuluh kasus di Inggris dapat dicegah melalui menjaga berat badan yang sehat, minum alkohol kurang dan menjadi lebih aktif secara fisik. [mor]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER