Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 2 September 2015 | 05:16 WIB
Hide Ads

Kebiasaan Ini Ganggu Kesehatan Organ Intim

Oleh : Dahlia Krisnamurti | Senin, 22 April 2013 | 07:05 WIB

Berita Terkait

Kebiasaan Ini Ganggu Kesehatan Organ Intim
ilustrasi



INILAH.COM, Jakarta - Kaum perempuan ternyata masih sering mengabaikan kesehatan reproduksi. Sebagian karena ketidaktahuan, namun sebagian yang lain karena ketidakpedulian.Ada beberapa hal yang mungkin nampak sepele namun jika dilakukan terus menerus dan menjadi sebuah kebiasaan akan menggangggu kesehatan organ intim wanita. Apa saja?Dilansir Cosmopolitan, berikut beberapa kebiasaan yang terkesan sepele, namun jika diteruskan akan mengganggu kesehatan organ intim...Menahan buang air kecilKebiasaan menahan buang air kecil memang kerap terjadi di tengah kesibukan? Jangan sekali-kaljnya menahan.air kencjng karena bisa membahayakan terserang infeksi saluran kemih yang berakibat pada kerusakan ginjal.Pakai celana dalam keadaan basahPastikan calana dalam dan organ intim Anda benar-benar dalam keadaan kering. Jika didiamkan terus menerus dalam posisi basah, akan menjadikannya lembab yang akan mengakibatkan Anda jadi mudah menderita keputihan karena jamur dan bakteri senang berkembang,Pakai wewangian pada organ intimIngin selalu tampil wangi memang wajar. Namun, untuk organ intim sebaiknya cukup memberihkan dengan air, tak perlu menggunakan sabun atau wewangian berlebihan. Biarkan, organ intim berada dalam tingkat keasaman yang normal untuk mencegah timbulnya bakteri yang tak baik.Sering pakai jins ketatKebiasaan menggunakan celana ini terbuat dari bahan yang cukup tebal, apalagi yang jenis straight jeans atau celana jins yang pas di badan. Hal ini dapat menimbulkan rasa panas di bagian organ kewanitaan dan memicu produksi keringat yang cukup banyak.Ditambah lagi sirkulasi udara di daerah kewanitaan juga terganggu akibat bahan yang tebal itu, padahal daerah tersebut memerlukan sirkulasi udara yang cukup, agar keringat cepat mengering.Apabila hal ini terjadi terus menerus maka, daerah itu akan menjadi lembab dan mudah sekali memicu tumbuhnya jamur. Di samping itu risiko untuk terjadinya iritasi maupun infeksi juga bertambah besar.Bila hal ini dibiarkan terus menerus maka akan membahayakan organ kewanitaan yang mengancam kesehatan reproduksi.Terlalu lama pakai pantylinerSulit dipungkiri, lantaran kesibukan bekerja, banyak orang tak sempat mengganti pakaian dalam, khususnya celana dalam. Meskipun tak mengganti celana dalam, untuk menjaga kelembapan daerah kewanitaan, perempuan kadang memakai pantyliner, atau pembalut tipis sekali pakai.Pantyliner sebenarnya bukan biang masalah, tapi sebaiknya tidak dipakai setiap hari, apalagi dalam waktu yang lama. Menurut Ardiansjah, terlalu lama menggunakan pantyliner berbahaya bagi kesehatan organ kewanitaan.Pantyliner yang tidak diganti dalam waktu beberapa jam akan lembap dan menjadi media tumbuhnya jamur atau bakteri (kuman), antara lain kuman Trichomonas vaginalis dan bisa menyebabkan keputihan. [mor]

3 Komentar

Image Komentar
HAYA HARARETH - Senin, 19 Agustus 2013 | 05:18 WIB
Ma kasih atas info nya
Image Komentar
LASTI - Senin, 3 Juni 2013 | 10:47 WIB
Bermamfaat bangat krna memang sering kurang di perhatikan.... tks..
Image Komentar
SILVI - Jumat, 26 April 2013 | 08:53 WIB
Baru tau kalo pantyliner juga,thx 4 info

Kirim Komentar

Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab. INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.