Jumat, 31 Oktober 2014 | 12:28 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Grebek Pasar, Program KB Pas Sasaran
Headline
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKN) - ist
Oleh: Dahlia Krisnamurti
gayahidup - Minggu, 16 Desember 2012 | 10:15 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM,Jakarta - Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKN) terus mengalakan berbagi kegitan dalam upaya menekan laju pertumbuhan penduduk di seluruh Indonesia.

Hasil sensus penduduk pada 2010, jumlah penduduk Indonesia telah mencapai 237 juta jiwa. Dalam upaya menahan laju pertambahan penduduk, BKKBN mengadakan kegiatan Gerebek Pasar. Salah satunya di Kabupaten Bener Meriah, Aceh.

Kabupaten Bener Meriah merupakan pemekaran dari kabupaten Aceh Tengah. Kabupaten ini berjarak kurang lebih 600 km2 dan bisa ditempuh dengan perjalanan darat hingga 10 jam dari Banda Aceh. Masyarakatnya mayoritas adalah suku Aceh dan Gayo. Daerah penghasil kopi yang memiliki cita rasa yang mendunia.

Pemerintah daerah provinsi Aceh menyambut antusias kegiatan gerebek pasar ini. Gubenur Aceh, dr. H. Zaini Abdullah dalam pidatonya yang dibacakan oleh Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Ali Basha, "walau kedengarannya berkonotasi negatif, ternyata setelah ditelaah lebih lanjut, Gerebek Pasar disini adalah singkatan dari gerakan pemberdayaan keluarga pas sasaran".

Ali Basha menjelaskan pemilihan pasar tradisional sangatlah tepat, karena pasar tradisional merupakan basis perekonomian rakyat yang kokoh dan tangguh dalam menopang pembangunan ekonomi keluarga.

"Karena itulah, program ini kami nilai sangat tepat sasran, sehingga target yang diharapkan bisa tercapai" tegasnya, dalam siaran pers yang diterima INILAH.COM, Minggu (16/12).

Menurutnya, pemerintah Aceh menyambut positif, karena program KB adalah bagian integral dengan pembangunan nasional yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat dengan tersedianya SDM yang berkualitas.

Sementara, Deputi bidang pengendalian penduduk BKKBN DR. Wendy Hartanto MA, pada kesempatan ini menegaskan bahwa kegiatan Gerebek pasar ini merupakan suatu terobosan baru untuk menyebarkan informasi ke semua segmen masyarakat. Harapannya, dimanapun masyarakat berada, apapun aktivitasnya, akses untuk mendapatkan informasi dan pelayanan KB, semakin mudah didapatkan.

"Dengan semakin sering terpapar informasi tentang program KKB, pada gilirannya masyarakat akan semakin memahami pentingnya program KKB, sebagai sebuah cara untuk meningkatkan kesejahteraan dan kebahagian dalam keluarga", tegas Wendy lebih lanjut.

Menurut Ali, Pertumbuhan penduduk provinsi Aceh mencapai 500-550 ribu jiwa. Dalan setiap tahunnya pertambahan penduduk Aceh mencapai 1,4%. Kondisi ini sangat mengkhawatirkan. Seharusnya dapat ditekan hingga dibawah 1%, sehingga proses pembinaan keluarga sejahtera dapat dilaksanakan lebih fokus. Diharapkan pemerintah kabupaten/kota dapat mendukung dan mensukseskan program KB di provinsi Aceh.

"Hendaknya pemerintah kabupaten/kota jangan hanya fokus pada pembangunan infrastruktur dan pengadaan proyek fisik saja, tapi juga harus memberikan perhatian lebih besar kepada program-program pendidikan dan kesehatan sebagai investasi pembangunan SDM di masa depan", tegas Ali.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Bupati Bener Meriah, Provinsi Aceh, Rusli M. Saleh mengatakan, sejak 10 tahun lalu program KB terus digalakkan. Program KB difokuskan untuk memperbaiki kualitas sumber daya manusia, pemberdayaan masyarakat, disamping mengatur kelahiran.

"Program KB disini dengan merencanakan keluarga sejahtera" tegasnya usai melepas rombongan Petugas Lapangan KB di kantor Bupati Bener Meriah Aceh, Kamis, pekan lalu.

Menurutnya, untuk mencapai keluarga sejahtera, maka generasi muda harus mengecam pendidikan minimal 9 tahun.

Rusli mengatakan, program KB bukan membatasi jumlah anak, tetapi lebih pada pemberdayaan ekonomi masyarakat, dan mewujudkan keluarga yang berkualitas.

Meskipun jumlah PLKB terbatas, namun upaya sosialisasi progran Keluarga berencana telah berhasil.

"Saat ini Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) di kabupaten Bener Meriah Aceh hanya 11 orang, seharusnya yang ideal ada 30 orang", tambahnya.

Minimnya PLKB di Bener Meriah masih jauh tertinggal dibandingkan daerah lain. Bahkan dinilai juga sebagai awal terjadinya pertambahan penduduk karena masyarakat tidak tersentuh KB.

Acara yang digelar dilapangan Bener Meriah ini diikuti oleh ratusan masyarakat. Pemerintah provinsi Aceh berjanji akan melakukan kegiatan serupa diseluruh kabupaten/kota di provinsi Aceh.

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
1 Komentar
mnasipmunadi@yahoo.com
Senin, 7 Januari 2013 | 11:15 WIB
Grebek pasar bagus untuk mendapatkan informasi tentang program kb, informsi kb masih tergiang2 di masyarakat tetapi bagai mana tentang pelayanan pemakaian alt kontrasepsi yang efektif dan terpilih bagi masyarakat miskin untuk mendapatkan pelayanannya. Apakah grebek pasar bisa diganti dengan GELAR PSAR yang langsung multi fungsi dengan program KKB
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER