Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 27 Januari 2015 | 19:20 WIB
Hide Ads

Awas! Sering Berhubungan Intim, Pikiran Menghilang

Oleh : Dahlia Krisnamurti | Rabu, 26 September 2012 | 08:15 WIB

Berita Terkait

Awas! Sering Berhubungan Intim, Pikiran Menghilang
ilustrasi



INILAH.COM,Jakarta - Melakukan hubungan intim tidak hanya mendatangkan manfaat bagi kesehatan tetapi juga jika dilakukan terlalu sering akan membuat pikiran si pelakunya menghilang setelah berhubungan seks.Dalam sebuah Jurnal Kesehatan disebutkan bahwa seorang perempuan berusia 54 tahun mengalami kehilangan ingatan setelah berhubungan intim dengan suaminya.Pasien tersebut datang ke unit gawat darurat Rumah Sakit Georgetown University, ia mengeluh tidak bisa mengingat apa-apa 24 jam sebelum mencapai klimaks.Seperti dikutip dari ABC News, para peneliti kasus ini, Drs Kevin Maloy dan Jonathan Davis dari Georgetown, mendiagnosis sang pasien dengan transient global amnesia (TGA), penyakit langka dengan kehilangan memori secara tiba-tiba. Menurut para ahli, kondisi bersifat sementara dan tidak mungkin terjadi lagi."Transient global amnesia disebabkan pengacakan sirkuit memori dalam otak, seringnya disebabkan oleh pemicu fisik atau emosional," kata Dr Carol Lippa, seorang profesor neurologi di Drexel University Medical School."Dalam kasus pascacoital, TGA mungkin berhubungan dengan perubahan aliran darah dalam pembuluh yang memberi makan ke area pembentukan memori pada otak. Ini sebenarnya jauh dari aliran darah yang terjadi selama seks," katanya.Para ahli mengatakan penyebab TGA memang tak jelas, tetapi bisa terjadi setelah aktivitas fisik yang berat, sakit parah, atau tekanan psikologis. Sekitar 3-5 dari 100 ribu orang mengalami kondisi ini setiap tahunnya, menurut studi tersebut. Pria dan perempuan di atas 50 tahun yang paling mungkin mengalami TGA.Lippa pun mencatat bahwa seks dapat menyebabkan efek buruk lainnya pada kesehatan seseorang, termasuk serangan jantung bahkan serangan jantung mendadak, terutama pada orang yang memiliki faktor risiko kardiovaskular."Seks bisa meningkatkan kekebalan tubuh, meredakan stres, memperbaiki tidur, menciptakan ikatan antara pasangan, dan mengurangi risiko beberapa jenis kanker," kata Lippa.

0 Komentar

Belum ada komentar untuk berita ini.

Kirim Komentar

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab. INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.