Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 18 Oktober 2017 | 08:44 WIB

Pendidikan Tinggi Membuat Anda Bahagia?

Oleh : Santi Andriani | Rabu, 5 September 2012 | 19:23 WIB
Pendidikan Tinggi Membuat Anda Bahagia?
ist
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - Pendidikan memang sangat penting salah satunya untuk keberlangsungan hidup. Hal ini diperkuat kesimpulan penelitian yang baru-baru ini dilakukan.

Seperti dilansir dari time of india, penelitian yang melibatkan 15 ribu orang mengungkapkan bahwa sebanyak 81% mengaku puas dalam hidupnya. Hal ini karena hidup mereka lebih baik dan terjamin dari segi ekonomi, sehingga membuat lebih bahagia.

Ditemukan mereka adalah sekelompok orang dengan tingkat pendidikan yang cukup tinggi.

Hal sebaliknya, juga ditemukan terhadap mereka yang memiliki tingkat pendidikan rendah. Bagaimana pendidikan berkontribusi terhadap kebahagiaan dalam hidup seseorang.

Hasil temuan itu diamini oleh Atul Thakur, dosen di sebuah perguruan tinggi bergengsi di Mumbai.

"Ya, karena pendidikan tinggi membuka pintu pengetahuan dan juga dapat memberikan tujuan hidup ini dapat memberikan jatuh tempo untuk membedakan antara yang benar dan yang salah. Dan mereka fokus pada karir mereka dan keuntungan materi," ujarnya.

Namun, menurut konselor karir Amrita Ganguly, tingkat pendidikan bukanlah menjadi ukuran apakah orang akan bahagia dalam hidupnya atau tidak.

"Melihat klien saya, bukan tingkat kualifikasi akademik yang memberikan orang kepuasan tapi apa yang mereka lakukan dengan itu. Orang yang menilai diri mereka berdasarkan seberapa besar pendidikan mereka ternyata menderita rendah diri kompleks."

Adapun kebahagiaan, katanya, "Ini akan tergantung pada setiap individu dan jika mereka senang dan puas dengan sektor-sektor lain dari kehidupan mereka dan untuk apa pun yang mereka miliki, saya tidak berpikir tingkat pendidikan akan menjadi masalah."

Nah kebanyakan dari kita berpikir bahwa, tingkat pendidikan ebih tinggi sangat berperan untuk pengakuan atau penawaran yang lebih tinggi juga terhadap pembayaran pekerjaan, dan kadang-kadang bahkan mitra profesional yang sukses.

Psikolog dan anak konselor Chandni Mehta berpendapat bahwa kecerdasan dan kualifikasi tidak selalu berarti gaji lebih tinggi misalnya, seorang wartawan atau pengacara.

"Selain pendidikan, terdapat keseimbangan faktor-faktor seperti keuangan, keluarga dan hubungan keamanan, keamanan emosional, dll. Juga, orang-orang memiliki bidang kreatif seperti musisi, aktor, dll tidak selalu memiliki atau perlu memiliki tingkat pendidikan yang sangat tinggi."

Dia menambahkan, bahwa pekerjaan yang baik, hubungan memelihara, dan jaringan besar teman-teman adalah beberapa faktor yang berkontribusi terhadap kebahagiaan dalam hidup. [mor]

Komentar

 
Embed Widget

x