INILAH.COM, Jakarta- Anda sudah tidur sesuai aturan, yaitu setidaknya delapan jam setiap malam. Namun ketika bangun, tetap saja Anda merasa tidak segar bahkan cenderung masih sangat lelah seperti belum tidur.
Waspadalah, pakar kesehatan mengatakan, ini bisa saja pertanda Anda mulai terjangkit sindrom kelelahan yang kronis (CFS). Seperti dilansir dari huffpost.
Penemuan terbaru oleh Institut Nasional untuk kesehatan dan Clinical Excellence (NICE), menunjukkan bahwa perawatan kejiwaan dan olahraga adalah nilai terbaikmengobati ancaman ini untukjangka panjang, yaitu seperti terapi perilaku kognitif (CBT) dan terapi latihan bertingkat (GET), mereka juga hemat menghemat biaya lebih.
Sindrom kelelahan kronis, atau myalgic encephalomyelitis (ME), adalah suatu kondisi yang menyebabkan kelelahan fisik dan mental yang serius dapat mengganggu kehidupan sehari-hari seseorang.
Meskipun CFS diakui oleh Departemen Kesehatan sebagai penyakitasli jangka panjang yang melemahkan, masih kurang dipahami karena belum diketahui penyebabnya dan gejalanya masih samar.
Terapi kognitif
Merupakan jenis terapi yang bertujuan untuk mengubah cara Anda berpikir, merasa, dan berperilaku.
Obat
Obat penghilang rasa sakit dapat membantu memudahkan setiap otot, nyeri sendi dan sakit kepala.Obat penghilang rasa sakit dapat diresepkan oleh dokter umum, meskipun mereka hanya harus digunakan secara jangka pendek.
Antidepresan dapat berguna bagi orang-orang dengan CFS yang sakit atau memiliki masalah tidur. Jenis yang aman digunakan adalah Amitriptyline karena memiliki dosis rendah .
Latihan fisik
Mondar-mandir merupakan cara penting untuk mengendalikan gejala CFS. Ini melibatkan periode menyeimbangkan aktivitas dengan periode istirahat.
Mondar-mandir berarti tidak berlebihan atau mendorong diri melampaui batas Anda. Seiring waktu, Anda bisa secara bertahap meningkatkan periode aktivitas Anda, sambil memastikan mereka seimbang dengan periode istirahat. [mor]