INILAH.COM, Jakarta - Orang yang secara terus menerus menyimpan dendam atau tidak mudah memafkan orang lain dapat memberikan efek negatif yang akan mempengaruhi kerja jantung dalam tubuh.
Memendam emosi atau perasaan tidak hanya berdampak pada gangguan psikis tetapi juga dapat berdampak langsung pada gangguan kesehatan tubuh. Ada beberapa penyakit yang terjadi jika Anda sering memendam emosi.
Hal ini yang mendorong seseorang dapat dengan mudah terserang hipertensi hingga stroke. Hal ini diungkapkan para ahli yang tergabung dalam penelitian tentang bagaimana cara emosional yang lama mempengaruhi kesehatan di Universitas California, San Diego.
Dilansir Genius Beauty, meminta lebih dari 200 relawan untuk berpikir tentang teman yang telah menyinggung mereka. Setengah dari kelompok diperintahkan berpikir bahwa hal itu membuat mereka marah, sementara setengah lainnya didorong memaafkan kesalahan teman mereka.
Setelah lima menit berpikir, partisipan diperintahkan berpikir tentang hal itu lagi dengan cara apapun yang mereka pilih. Para peserta dimonitor dengan kabel, yang mengambil tekanan darah dan pembacaan detak jantung.
Penelitian itu menemukan kelompok marah melihat peningkatan terbesar dalam tekanan darah dibandingkan dengan kelompok pemaaf setelah sesi merenungkan pertama.
Para penulis mengatakan, meskipun penelitian kecil, penelitian yang diterbitkan di Journal of Medicines Biobehavioural itu menyarankan pengampunan karena bisa memberi reaktivitas yang rendah terhadap stres dan kesehatan fisik lainnya.
Jangka pendek kenaikan tekanan darah diketahui memang tidak berbahaya. Namun jika itu terjadi selama beberapa maka akan meningkatkan risiko serangan jantung atau stroke. [mor]