Minggu, 26 Mei 2013 | 12:45 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Awas! Konsumsi Obat Herbal Picu Kanker
Headline
Dailymail.co.uk
Oleh: Dahlia Krisnamurti
gayahidup - Selasa, 10 Juli 2012 | 11:15 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - Mengkonsumsi obat herbal tidak selamanya aman. Pasalnya, bahan yang terdapat pada obat itu amat berbahaya karena memicu kanker. Benarkah?

Studi baru di Amerika Serikat menyebutkan bahwa bahan beracun yang terdapat pada obat herbal berhubungan lebih dari setengah kasus kanker kandung kemih di Taiwan.

Dilansir Dailymail, kandungan beracun itu adalah aristolochic acid (AA) yang ditemukan pada tanaman alami aristolochia dan digunakan sebagai obat herbal untuk membantu menurunkan berat badan, mengurangi nyeri sendi, dan meringankan sakit perut.

Penelitian itu menemukan bahwa AA yang berinteraksi dengan DNA seseorang akan menciptakan sinyal dalam gen untuk memicu pertumbuhan tumor.

Studi ini melibatkan 151 pasien dengan kanker kandung kemih yang ternyata 60% di antaranya pernah mengonsumsi obat herbal untuk menurunkan berat badan.

"Ini adalah tumor langka dan Taiwan punya kasus tertinggi dibandingkan negara-negara di seluruh dunia. Fakta ini menuntun kami bahwa pasti ada sesuatu yang terjadi di sana," tutur kepala peneliti Arthur Grollman dari Stony Brook University di New York.

Menurut Grillman, tidak selamanya, bahan alami aman dikonsumsi, tetapi penggunaan jangka panjangnya yang perlu diperhatikan.

Meskipun warga-warga di seluruh dunia sudah diperingatkan tentang risiko obat herbal yang susah dikendalikan ini, namun mereka tetap bisa membelinya via internet.

Sebagai informasi, produk AA adalah buatan Cina dan memang sering digunakan oleh penduduk Taiwan.[mor]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.