INILAH.COM, Jakarta - Harga obat 'paten' yang mahal membuat obat generik semakin diminati banyak orang untuk mengobati penyakitnya.
"Saat ini pasar obat generik berlogo terus tumbuh hingga mencapai 23%, termasuk peningkatan penggunaan obat generik di rumah sakit sebesar 28%,' kata Kepala Marketing dan Sales PT Dexa Medica Tarcisius T Randy, di Jakarta, (28/6).
Tarcisius menjelaskan, saat ini pelayanan kesehatan pemerintah baik puskesmas atau rumah sakit sudah diwajibkan untuk menggunakan obat generik berlogo.
"Bahkan, peserta Jamkesmas harus menggunakan obat generic, kecuali jika obat generiknya tidak ada," jelasnya.
Menurut Tarcisius, saat ini tidak hanya rumah sakit pemerintah saja yang menggunakan obat generik, rumah sakit swasta juga sudah mulai mensosialisasikan penggunaan obat tersebut.
Tarcisius menambahkan persepsi masyarakat mengenai obat generik semakin positif, masyarakat kini lebih mengenal apa itu obat generik berlogo sehingga tidak kuatir lagi menggunakannya.
"Dengan menggunakan obat generik berlogo akan membuat lebih banyak pasien yang bisa tertangani, dengan kata lain memakai obat generik berlogo merupakan cara hemat untuk sehat," urai Tarcisius. [mor]