INILAH.COM, Jakarta - Tidak semua wanita mendapat kesempatan hamil. Namun tak sedikit juga ada calon ibu yang ketakutan menghadapi kehamilannya, seperti saat ia menghadapi suatu penyakit.
"Hamil bukan penyakit, jadi tidak perlu ditakuti. Tapi bukan berarti menjalani kehamilan bukan tanpa resiko adanya penyakit," ujar dokter kandungan, DR. dr. Ali Sungkar, SpOG. dalam talkshow bertajuk Deteksi Dini Risiko dan Komplikasi pada Masa Kehamilan di Rumah Sakit Ibu dan Anak Brawijaya, (Women and Children Hospital) di Jakarta, Sabtu (9/6/2012).
Karenanya, kata Ali, sangat penting bagi para calon ibu mengetahui dan melakukan deteksi dini terhadap adanya suatu penyakit yang bisa menjadi komplikasi dan mempengaruhi masa-masa kehamilan.
Yang paling penting, katanya, adanya keterbukaan calon ibu kepada dokter. Hal ini penting untuk menentukan tindakan pengobatan lebih lanjut dan melihat apakah ada risiko yang bisa ditimbulkan terhadap perkembangan janin bahkan persalinan bayi nanti.
"Terbukalah, sampaikan dan ceritakan ke dokter tentang riwayat penyakit yang pernah dialami, atau mungkin pernah mengalami serangan penyakit baru-baru ini, ini sangat penting," sambung dokter dari Divisi Fetomaternal, Departemen Obsterti dan Ginelogi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia ini.
Menurut Ali, ada empat isu penting yang harus diketahui para calon ibu jika memiliki riwayat penyakit baik saat sebelum atau pun muncul di tengah-tengah masa kehamilan.
Pertama, apakah kehamilan akan membuat kondisi penyakit menjadi lebih berat. Kedua, apakah penyakit akan mempengaruhi kehamilan.
"Ketiga, apakah pengobatan yang diberikan untuk penyakit dan kehamilan perlu dimodifikasi. Dan keempat, apakah penyakit bisa menurun ke bayi yang akan dilahirkan," katanya.
Dokter Ali mencontohkan, beberapa penyakit penting yang harus dideteksi dini di awal kehamilan itu adalah, antara lain, penyakit jantung, tekanan darah tinggi, tekanan darah tinggi PE dan E, diabetes, komplikasi akibat kehamilan sudah lebih dari empat kali, kehamilan ganda atau kembar, kejang, keguguran spontan, keguguran berulang, dan bayi lahir meninggal. [mor]