Minggu, 26 Mei 2013 | 14:02 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Tubuh Wanita, antara Keindahan & Candu bagi Pria
Headline
Foto : Ilustrasi
Oleh: Dahlia Krisnamurti
gayahidup - Jumat, 1 Juni 2012 | 15:05 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM,Jakarta - Sudah menjadi takdir bagi perempuan untuk memiliki tubuh indah. Namun amat di sayangkan, tubuh indah yang dimiliki kaum hawa ternyata jadi candu bagi pria.

Bukan hanya rokok, morfin, dan alkohol saja, keseksian tubuh yang dimiliki wanita ternya bisa menjadi candu bagi kaum hawa, sebuah studi baru membuktikan.

Menurut sebuah studi di Amerika Serikat, melihat sosok perempuan bertubuh sintal dapat mengaktifkan bagian otak laki-laki yang berhubungan dengan perasaan penghargaan.

Efeknya yang dirasakan sama seperti ketika seseorang meminum minuman beralkohol atau mengkonsumsi obat-obatan. Ini menjadi jawaban mengapa bentuk tubuh seperti Jennifer Lopez dan Beyonce Knowles, dianggap menarik secara seksual oleh kaum lelaki.

Dalam penelitianya, para ilmuwan dari Georgia Gwinnett College memperlihatkan tujuh foto pinggul perempuan kepada 14 laki-laki berusia rata-rata 25 tahun yang menjadi respondennya.

Mereka kemudian memperlihatkan foto perempuan yang sama setelah melakukan operasi plastik untuk memindahkan lemak dari pinggang ke bagian bokong mereka tanpa mengubah berat badan keseluruhan.

Dari hasil scan otak yang dilakukan terhadap responden lelaki terungkap bahwa ketika mereka melihat foto perempuan yang telah melewati proses operasi, bagian otak laki-laki yang berkaitan dengan penghargaan teraktivasi, termasuk area yang juga merespon ketika seseorang mengkonsumsi alkohol dan narkoba.

Melalui alat pemindaian diketahui bahwa ketika melihat para pria ini melihat foto pinggang wanita yang telah dioperasi, bagian otak yang teraktivasi adalah bagian yang juga merespon ketika seseorang meminum alkohol dan obat-obatan.

Hal ini tidak terlalu mengejutkan betapa evolusi manusia kini sudah membuat bentuk tubuh menarik wanita menjadi hal yang mencandu.

Dilansir msnbc, Steven Platek, ilmuwan neuro yang meneliti evolusi kognitif di Georgia Gwinnett College, Lawrenceville, Georgia, menjelaskan bahwa penelitian ini bisa membantu kita memahami kaitan candu pornografi dan kelainan yang serupa.

"Temuan ini bisa membantu kita memahami lebih lanjut mengenai kecanduan akan pornografi dan kelainan terkait lainnya, seperti disfungsi ereksi ketika tidak dibantu pornografi,” ujar Platek.

Mr Platek, yang merinci hasil temuannya dalam jurnal Plos One, juga mengatakan ini mungkin menjadi bukti bahwa penilaian kecantikan perempuan terhadap lemak tubuh tak lebih hanya karena aturan masyarakat dan bukan masalah kelainan pada otak.

"Temuan ini juga bisa digunakan untuk penyelidikan ilmiah mengenai ketidaksetiaan seksual," tandasnya.

Penelitian lebih lanjut diharapkan bisa menerangkan efek tubuh wanita yang seksi tersebut pada otak wanita.

"Ditengarai, wanita juga menganggap bentuk tubuh ala jam pasir sama menariknya seperti cara pandang pria terhadap obyek tersebut. Namun, pada wanita, hal itu ditafsirkan berbeda," terang Platek.

Para wanita melihat bentuk wanita lain yang menarik sebagai usaha untuk mengukur keseksian tubuhnya sendiri. Ini merupakan semacam sistem dalam pikiran wanita agar prianya tetap tertarik padanya. [mor]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.