Find and Follow Us

Jumat, 22 November 2019 | 01:12 WIB

IFW 2012

Ajang Kreativitas Fesyen Indonesia

Oleh : Dahlia Krisnamurti | Jumat, 24 Februari 2012 | 10:05 WIB
Ajang Kreativitas Fesyen Indonesia
inilah.com
facebook twitter

INILAH.COM,Jakarta - Perhelatan Indonesia Fashion Week (IFW) 2012 yang resmi digelar Kamis (23/2) disajikan dalam suasana modern dengan deretan booth futuristik sebagai simbol dari produk fashion Indonesia yang dapat memenuhi selera modern berstandar tradisional dan internasional.

Pameran yang berlangsung selama empat hari ini merupakan perayaan mode Indonesia yang beragam dan dinamis dimana menyajikan kekayaan dan kreativitas fashion di Indonesia.

Dengan menampilkan fashion Indonesia sebagai tema utama, hal ini diproyeksikan menempatkannya untuk memiliki tren tanpa mengikuti tren dari pusat-pusat mode lainnya.

IFW tak hanya menghadirkan rancangan terbaru dari desainer kenamaan Indonesia, namun juga menghadirkan koleksi busana kreasi UKM yang ditampilkan dalam area pameran.

Fashion show, talkshow, seminar seputar mode, serta pameran produk fashion hadir di IFW 2012 melibatkan total 500 desainer dan UKM.

Selain menjadi arena yang menampilkan tren fashion terbaru, IFW 2012 juga akan menekankan kegiatan kontak bisnis di antara sesama pemangku fashion dan desain. Akan ada pula sejumlah seminar tentang industri kecil dan industri fashion.

Di antaranya adalah seminar produk yang akan menampilkan pembicara dari Norwegia dan Asosiasi Bisnis Indonesia (APINDO), seminar tentang tren fashion yang menampilkan pembicara dari Prancis.

Selain itu, juga hadir kompetisi merancang busana siap pakai dengan hadiah utama kesempatan untuk bersaing di Hong Kong Fashion Week.

Menampilkan 25 desainer

Tak kurang dari 25 desainer menampilkan karya terbarunya dalam pembukaan ajang IFW 2012. Parade busana dari desainer anggota APPMI, bertajuk Affair Flair by Designer's Parade menjadi penampil pertama.

Menghadirkan koleksi terbaru karya Jazz Pasay, Elok Rege Napio, Ferry Daud, Alea Shoes by Komelia Ersan, Grace Fenny, Zainal Songket, Jimmy Fei Fei, Denny Joewardy, Djoko Sasongko, Geraldus Sugeng, Harry Ibrahim dan Marga Alam.

Peragaan pun berlanjut dengan hadirnya empat desainer muda Faradina, Jenahara, Ria Miranda dan Khanaan Shamlan dalam tema Earthvolution. Para desainer ini menampilkan busana dengan pilihan gaya atraktif untuk alternatif berbusana muslim yang lebih gaya dan kasual.

Desainer muda berbakat Stella Rissa dan Auguste Soesastro pun memberikan warna tersendiri dalam pergelaran yang baru pertama kali diadakan ini. Masih dengan ciri khas rancangannya, Stella menghadirkan busana seksi, body-fit dan seduktif lewat koleksi bertema 'Inner'.

Ia memadukan gaya feminin, seksi sekaligus androginy dalam satu rancangan yang harmonis. Sementara Auguste menampilkan intelektualitas wanita lewat busana clean-cut, loose dan minim detail.

Sementara itu, Oka Diputra menciptakan koleksi unik berdaya pakai tinggi yang terinspirasi dari elemen air, udara, bumi dan api. Sedangkan Caroline Siahaan lewat labelnya Oline Workrobe hadir dengan rancangan konstruktif serta edgy. Disusul Andreas Odang yang menampilkan garis rancang romantis serta feminin.

Hari pertama IFW 2012 pun ditutup dengan peragaan busana dari empat desainer Indonesia yang telah sukses menjejakkan kiprahnya di pasar internasional.

Mardiana Ika, Carmanita dan Ali Charisma yang hadir dengan busana perpaduan gaya feminin dan maskulin, yang menggabungkan keanggunan dewi Yunani kuno dan kegaharan Gladiator.

Indonesia Fashion Week 2012 diselenggarakan oleh Asosiasi Pengusaha dan Perancang Mode Indonesia (APPMI) dan tahun ini IFW 2012 bertujuan untuk mewujudkan visi Indonesia menjadi Pusat Mode Asia tahun 2015 dan salah satu pusat mode top dunia tahun 2025. [mor]

Komentar

Embed Widget
x