Kamis, 17 Mei 2012 | 12:23 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Ini Dia Diet Turunkan Risiko Gangguan Jantung
Headline
ilustrasi
Oleh: Dahlia Krisnamurti
gayahidup - Sabtu, 18 Februari 2012 | 13:09 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - Serangan jantung atau yang sering disebut silent killermenjadi salah satu yang paling menakutkan di dunia. Pasalnya, penyakit ini bisa datang kapan saja dan menyerang tanpa memandang waktu, tempat bahkan usia.

Tak pelak banyak orang melakukan pencegahan agar tidak terserang penyakit menakutkan ini. Mulai dari mengurangi stres dan pola hidup sehat dengan mencoba menjalankan salah satu diet ala timur tengah, yakni 'Diet Mediteranian'.

Diet Mediteranian diciptakan berdasarkan makanan yang disantap penduduk di negara-negara Eropa selatan, Afrika utara dan Timur tengah yang berbatasan langsung dengan laut Mediteranian.

Para ahli percaya penduduk di wilayah tersebut berumur panjang, minim risiko gangguan jantung dan terhindar dari kadar kolestrol yang tinggi karena makanan yang mereka konsumsi.

Penelitian yang diketuai Dr. Denis Lairon dari Faculty of Medicine Timone Marseille Prancis yang dicatat di American Journal of Clinical Nutrition menyebutkan, diet Mediterania atau Timur Tengah yang terdiri dari konsumsi makanan kaya biji-bijian, buah-buahan, sayur mayur, kacang-kacangan dan minyak zaitun dalam jumlah sedang bisa membantu mengurangi risiko gangguan jantung.

Nah, seperti apa kombinasi dietnya? Simak ulasan berikut..

Perpaduan makanan segar dengan anggur

Diet Mediteranian menganjurkan pelaku diet untuk hanya mengonsumsi makanan segar dan menghindari daging merah, telur dan gula. Sementara lemak didapatkan dari minyak zaitun, kacang polong dan minyak ikan.

Sementara produk dari susu seperti keju hanya dikonsumsi dalam jumlah sedikit. Anggur merah termasuk jenis minuman yang disarankan karena mengandung polyphenols yang terbukti bisa menurunkan kadar kolestrol.

Sayuran dan tomat

Sayur-sayuran yang terdapat dalam diet Mediterania mengandung antioksidan dan betacarotene yang keduanya bisa menurunkan risiko serangan jantung dan memperkecil risiko kanker paru-paru.

Sementara tomat yang menjadi salah satu makanan pokok dalam diet mediterania mengandung lycopene yang terbukti mampu melindungi tubuh dari berbagai jenis kanker.

Cara makan ala Timur Tengah

Penduduk di Mediteranian dikenal mempunyai kehidupan sosial yang erat, baik dengan keluarga maupun teman. Saat makan adalah waktu yang tepat untuk berkumpul bersama sambil bercengkrama, sehingga mereka terbiasa untuk menyantap makanan dengan perlahan.

Hal itu membuat tubuh memiliki waktu untuk memproses makanan yang masuk dengan maksimal.

Berolahraga

Daerah Mediterania yang memiliki iklim hangat memicu penduduk untuk melakukan aktivitas fisik seperti berjalan dan bersepeda. Sebaiknya juga Anda lakukan untuk menjaga kesegaran tubuh. [mor]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
1 Komentar
Carcino
Selasa, 21 Februari 2012 | 10:14 WIB
Penyakit jantung koronersering menimbulkan serangan mendadak yang berujung pada kematian. Diet dan olahraga teratur dapat mengurangi resiko ini. Tetapi jangan sering berolahraga di malam hari, karena justru kurang baik untuk kesehatan.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.