Kamis, 17 Mei 2012 | 10:56 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Awas! Akhir Pekan di Rumah Sakit Berbahaya
Headline
dailymail.co.uk
Oleh: Dahlia Krisnamurti
gayahidup - Senin, 6 Februari 2012 | 16:30 WIB

INILAH.COM,Jakarta - Sebuah studi baru menunjukkan bahwa pasien yang masuk rumah sakit pada akhir pekan ternyata berbahaya karena memiliki risiko meninggal dunia. Benarkah?

Seperti dikutip Dailymail, penelitian University College London dan University of Birmingham and East Anglia menyebutkan bahwa dibanding dengan pasien yang dibawa ke rumah sakit pada hari biasa, pasien yang masuk pada akhir pekan justru lebih tinggi memiliki risiko meninggal dunia.

Tim ahli dari University College London dan University of Birmingham and East Anglia mengungkapkan kenaikan jumlah pasien yang meninggal bukanlah angka yang sedikit, sehingga diimbau agar setiap orang menghindari dirawat di rumah sakit pada akhir pekan.

Laporan yang dipublikasikan dalam Journal of the Royal Society of Medicine (JRSM) mengungkapkan lebih dari 16% pasien meninggal ketika mereka dirawat di rumah sakit pada hari Minggu dibandingkan hari Rabu dan lebih dari 11 persen orang kehilangan nyawa saat masuk rumah sakit pada hari Sabtu.

Untuk mendapatkan kesimpulan tersebut, peneliti mengikuti laporan medis lebih dari 187.300 pasien yang meninggal dalam sebulan. Setelah menilai semuanya, data tersebut menunjukkan bahwa pasien lebih berisiko kehilangan nyawanya pada akhir pekan dan risiko akan berkurang pada hari kerja.

Beberapa penyakit umum yang menyebabkan kematian pada pasien di rumah sakit di antaranya pneumonia, gagal jantung, serangan jantung, gagal ginjal akut, septikemia, infeksi saluran kencing, patah tulang, leher dan pinggul.

Tingkat kematian yang tinggi ini diduga staf medis yang bertugas di akhir pekan lebih sedikit sehingga penanganan pasien tidak maksimal, meskipun hanya untuk sekadar melakukan tes laboratorium.

Para ahli menyarankan agar sistem manajemen rumah sakit mengubah kebijakannya dan selalu siap 24 jam setiap hari selama tujuh hari penuh.

"Pasien seharusnya tidak perlu merasa khawatir kapan waktu yang 'tepat' untuk ke rumah sakit. Dengan tetap buka pelayanan selama tujuh hari dalam seminggu, akan lebih banyak pasien yang akan mendapatkan perawatan yang mereka inginkan pada saat mereka membutuhkan," papar Andrew Lansley. [mor]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
1 Komentar
arisen siburian
Senin, 6 Februari 2012 | 16:43 WIB
trus klo tepat hari pekan tu situasi seseorang tu da kritis apa solusinya dong?????
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.