INILAH.COM,Jakarta - Sebagian perempuan 'metropolis' cenderung rela menggunakan sepatu berhak tinggi atau yang sering disebut high heels untuk meningkatkan rasa percaya diri.
Namun tanpa disadari, keseringan menggunakan sepatu itu bisa mempengaruhi cara jalan mereka saat tidak mengenakannya.
Seperti dikutip Dailymail, sebuah studi baru menemukan bahwa ada sebuah implikasi fisiologi ketika mengenakan hak setinggi 3 atau 4 inchi setiap hari.
Selain itu, peneliti Australia menemukan posisi telapak kaki yang tertumpu hanya pada ibu jari secara konstan atau terus-menerus terbukti dapat mengubah cara berjalan perempuan, hal ini tentu saja menjadi ancaman permanen bagi otot-otot kaki.
Sebagaimana dilaporkan New York Times, para peneliti membandingkan para perempuan usia remaja akhir hingga awal 30-an yang gemar mengenakan hak tinggi dengan mereka yang tidak atau jarang memakainya.
Mereka diminta berjalan tanpa heels dan dinilai apakah hak sepatu tersebut telah mengubah cara berjalan mereka.
Universitas Griffith, Queensland, peneliti meminta para peserta berjalan di runway bersensor sepanjang 26 kaki atau sekitar 7-8 meter. Mereka memantau variasi tekanan masing-masing kaki pada lantai begitu juga gerakan sendi dan otot.
Studi yang diterbitkan Journal of Applied Physiology tersebut menyebutkan ketika berjalan tanpa menggunakan sepatu, mereka yang terbiasa memakai high-heels 2 inchi ke atas lebih dari 40 jam seminggu selama kurang lebih dua tahun, mengalami adaptasi gaya berjalan neuromekanik dibandingkan mereka yang tidak atau jarang menggunakan heels.
Pengguna sepatu flat cenderung mengambil langkah yang lebih panjang, sedangkan killer heels-mania, seperti Victoria Beckham, berjalan dengan langkah yang lebih pendek dan cepat sehingga menempatkan tekanan lebih banyak pada otot betis.
Karena itu, untuk menstabilkan cara berjalan mereka, sebaiknya berilah waktu pada kaki untuk beristirahat dari tegangan yang timbul saat memakai sepatu hak tinggi. Tak ada salahnya sesekali memakai sandal datar atau berjalan tanpa alas kaki. [mor]