Sabtu, 22 November 2014 | 01:41 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Gizi Buruk di Jawa Timur, 30% Balita Pendek
Headline
istimewa
Oleh:
gayahidup - Kamis, 12 November 2009 | 17:15 WIB
INILAH.COM, Surabaya - Di Jawa Timur kini terdapat sekitar 30% kasus balita pendek yang disebabkan kurangnya mikronutrien atau kandungan zinc dalam tubuh.

Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Persatuan Ahli Gizi Indonesia (Persagi) Jawa Timur, Andriyanto, SH, M.Kes, di Surabaya, Kamis, [12/11] mengatakan kandungan zinc bisa didapatkan dari protein hewani seperti daging sapi, susu, daging unggas, dan susu asam (yoghurt)

"Jika asupan protein dalam tubuh tidak cukup, maka kandungan zinc juga pasti akan kurang, sehingga mengganggu pertumbuhan balita," katanya.

Gangguan pertumbuhan pada balita Indonesia, umumnya sudah terjadi sejak mereka berumur empat bulan. Balita bisa bergerak aktif, namun karena kurang protein, maka cenderung menjadi kerdil dan tidak bisa tumbuh dengan normal.

Kasus balita pendek di Jawa Timur saat ini banyak terjadi di daerah Probolinggo, Situbondo, dan Madura.

Kasus balita pendek bisa diperbaiki dengan memperhatikan asupan gizi sejak prakehamilan hingga usia anak mencapai dua tahun. Oleh karena itu bagi ibu hamil sangat dianjurkan untuk tidak mengurangi jumlah asupan protein dan zat gizi nitrogen.

Tercukupinya asupan protein bisa dilakukan dengan memberikan asi eksklusif secara cukup dan seimbang selama enam bulan sejak bayi lahir.

Dampak dari kasus gizi buruk kronis, menyebabkan kasus balita pendek di Indonesia sudah mencapai 36,7% dari jumlah balita normal.

Ketua Umum DPP Persagi DR. Drs. Arum Atmawikarta, MPH, mengatakan, pada tahun 2014 kasus gizi buruk akan diturunkan di bawah 15% [*/lia]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER