Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 23 Desember 2014 | 08:46 WIB
Hide Ads

Gizi Buruk di Jawa Timur, 30% Balita Pendek

Oleh : - | Kamis, 12 November 2009 | 17:15 WIB

Berita Terkait

Gizi Buruk di Jawa Timur, 30% Balita Pendek
istimewa

INILAH.COM, Surabaya - Di Jawa Timur kini terdapat sekitar 30% kasus balita pendek yang disebabkan kurangnya mikronutrien atau kandungan zinc dalam tubuh.Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Persatuan Ahli Gizi Indonesia (Persagi) Jawa Timur, Andriyanto, SH, M.Kes, di Surabaya, Kamis, [12/11] mengatakan kandungan zinc bisa didapatkan dari protein hewani seperti daging sapi, susu, daging unggas, dan susu asam (yoghurt)"Jika asupan protein dalam tubuh tidak cukup, maka kandungan zinc juga pasti akan kurang, sehingga mengganggu pertumbuhan balita," katanya.Gangguan pertumbuhan pada balita Indonesia, umumnya sudah terjadi sejak mereka berumur empat bulan. Balita bisa bergerak aktif, namun karena kurang protein, maka cenderung menjadi kerdil dan tidak bisa tumbuh dengan normal.Kasus balita pendek di Jawa Timur saat ini banyak terjadi di daerah Probolinggo, Situbondo, dan Madura.Kasus balita pendek bisa diperbaiki dengan memperhatikan asupan gizi sejak prakehamilan hingga usia anak mencapai dua tahun. Oleh karena itu bagi ibu hamil sangat dianjurkan untuk tidak mengurangi jumlah asupan protein dan zat gizi nitrogen.Tercukupinya asupan protein bisa dilakukan dengan memberikan asi eksklusif secara cukup dan seimbang selama enam bulan sejak bayi lahir.Dampak dari kasus gizi buruk kronis, menyebabkan kasus balita pendek di Indonesia sudah mencapai 36,7% dari jumlah balita normal.Ketua Umum DPP Persagi DR. Drs. Arum Atmawikarta, MPH, mengatakan, pada tahun 2014 kasus gizi buruk akan diturunkan di bawah 15% [*/lia]

Tag :

0 Komentar

Belum ada komentar untuk berita ini.

Kirim Komentar

Login with