Find and Follow Us

Minggu, 15 Desember 2019 | 14:37 WIB

Sehat dengan Terapi Testosteron?

Oleh : Dahlia Krisnamurti | Sabtu, 30 Juli 2011 | 02:37 WIB
Sehat dengan Terapi Testosteron?
forbes.com
facebook twitter

INILAH.COM,Jakarta - Sebuah penelitian menyebutkan terapi penggantian testosteron bisa meningkatkan kesehatan pria secara keseluruhan. Benarkah?

Terapi testosteron, atau dikenal juga dengan istilah hipogonadisme, terkait dengan penuaan dan memengaruhi kesehatan sekitar 30% pria berusia 40-79.

Terapi penggantian testosteron ini telah menunjukkan kemampuannya untuk meningkatkan fungsi seksual pada pria dengan masalah ini.

Menurut sebuah artikel yang baru-baru ini dipublikasikan dalam American Journal of Medicine, terapi penggantian testosteron mungkin juga meningkatkan kesehatan pria secara keseluruhan.

Menurut sebuah artikel yang baru-baru ini dipublikasikan dalam American Journal of Medicine, menunjukkan terapi penggantian hormon, dalam hubungannya dengan diet dan olahraga, akan membantu meningkatkan kesehatan pria secara seksual mau pun fisik.

Pada sketsa klinis digambarkan seorang pria berusia 52 keturunan Kaukasia yang menderita disfungsi ereksi, libido berkurang, dan kelelahan. Tingginya 164 cm dan beratnya 98,6 kg, dengan darah dan nilai-nilai laboratorium normal.

Namun tekanan darahnya tinggi, total serum testosteronnya rendah, dan serum glukosa puasa serta profil lipid yang tinggi. Semua itu menunjukkan adanya sindrom metabolisme.

Sebagai kesimpulan, penulis menyarankan pria mendapatkan perawatan terapi penggantian testosteron, dengan tindak lanjut untuk menentukan kemanjuran terapi tersebut dalam meningkatkan kadar testosteron ke tingkat normal. [mor]

Komentar

Embed Widget
x