Rabu, 26 November 2014 | 07:08 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Posisi Seks Aman Wanita Hamil
Headline
istimewa
Oleh: Liana Garcia
gayahidup - Jumat, 30 Oktober 2009 | 06:09 WIB
Berita Terkait
INILAH, Jakarta - Hamil bukan menjadi halangan untuk tetap melakukan hubungan intim. Malah, sebagian orang percaya berhubungan seks ketika hamil dapat membantu memperlancar proses persalinan.

Menurut Dr R Muharam, Sp.OG dari Sam Marie Family Healthcare, waktu yang tepat untuk berhubungan seks sewaktu hamil adalah setelah trimester pertama hingga usia tujuh bulan.

Pada waktu ini, ibu hamil sudah relaks dan kondisinya sudah jauh lebih enak. Pada trisemester pertama kehamilan, sebaiknya Anda menunda hubungan seks terlebih dahulu. Pasalnya, hubungan seks di awal kehamilan mudah terjadi kontraksi. Ari-ari belum terbentuk sehingga dapat mengakibatkan keguguran bila terjadi kontraksi dahsyat.
Khusus untuk posisi seks yang aman, menurut Dr Arju Anita SpOG dari RSU JMC, Jakarta, ada beberapa posisi yang bisa digunakan, yaitu:
1. Posisi Wanita di Atas (Woman On Top).
Posisi ini yang paling nyaman untuk banyak ibu hamil, terutama karena wanita hamil dapat mengontrol kedalaman penetrasi. Gerakan yang bisa diambil pun dapat terkontrol, seperti naik turunnya Mrs V kepada Mr Dick.

2. Posisi Duduk.
Posisi ini biasanya pada kehamilan pertengahan atau lanjut di mana tidak memerlukan banyak gerakan. Pria duduk dan wanita duduk di atasnya saling berhadapan atau membelakangi pria bila perut sudah sangat besar.
Pada posisi ini pria bisa membantu dengan mengangkat pinggul pasangan agar proses naik turun antara Mr Dick dan Mrs V bisa berjalan dengan baik. Agar sensasi ML tetap terjaga, lakukan juga foreplay dengan mengusap atau mengecup puting payudara pasangan. Dimana, biasanya pada saat kehamilan, payudara wanita memiliki tingkat sensitivitas yang sangat tinggi.
3. Posisi Setengah Duduk.
Posisi ini tidak menekan perut. Anda mengambil posisi duduk dan suami berlutut dengan satu lutut untuk menahan berat badannya. Atau Anda dapat mengangkat kedua kaki ke atas pundaknya.

4. Posisi Dr Ruth dan Dr Amos (berlutut atau berdiri)

Dengan berbaring telentang, letakkan salah satu kaki atau keduanya pada bangku yang diletakkan tidak jauh dari tempat tidur. Ambil posisi bebas bergerak dengan sedikit memiringkan tubuh ke kiri dan kanan untuk menambah kenikmatan.

Atau coba minta pasangan berlutut atau berdiri di antara kaki, lakukan cumbuan klitoris dengan jari tangan dan anggota tubuh lainnya. Saat akan melakukan penetrasi, coba lakukan perlahan dengan posisi yang bisa membuat pasangan bebas bergerak.
Yang paling penting dari semua posisi seks selama kehamilan ini adalah jangan meletakkan berat badan Anda ke perut ibu hamil selama hubungan seksual atau batasilah tekanan di perut ibu hamil. [mor]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
1 Komentar
begen
Rabu, 12 Januari 2011 | 09:37 WIB
saat usia berapa bulan ibu hamil tidak boleh hub.intim
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER