INILAH.COM, Jakarta - Indonesia saat ini masih kekurangan pasokan darah setiap tahunnya.
Kebutuhan kantong darah PMI yang diperkirakan sebanyak 4,6 juta kantong darah pertahun, hingga kini hanya bisa terpenuhi 40% atau sekitar 1,7 juta kantong darah saja.
Terkait kepedulian terhadap sesama, dalam rangkain ulang tahunnya yang ke 125, Coca Cola bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI). Menggelar kegiatan donor darah bersama 1000 orang, mulai Senin (23/5) sampai Selasa (24/5), di Jakarta.
Presiden Direktur Coca Cola, Torsten Kuenzlen mengatakan, pihaknya senang dapat menjadi bagian dari kehidupan masyarakat dunia selama 125 tahun. Untuk merayakan pencapaian ini, Coca Cola memberikan hadiah spesial kepada sesama yang membutuhkan.
"Karena setiap 15 menit yang kita gunakan untuk mendonorkan darah, dapat menyelamatkan nyawa tiga saudara kita di Indonesia," kata Torsten.
Sementara itu, Pengurus bidang penanggulangan bencana Palang Merah Indonesia (PMI) Soemarsono menambahkan mendonorkan darah merupakan salah satu upaya masyarakat dalam membantu sesama dan dengan berdonor, masyarakat telah menunjukkan jiwa relawan mereka.
"Kami berterima kasih kepada Coca Cola Indonesia atas dukungannya selama ini. Kami optimis kemitraan ini akan saling mendorong masyarakat untuk menjadikan donor darah sebagai bagian dari gaya hidup," tambah Soemarsono.
Kerja sama Coca Cola Indonesia dengan PMI untuk kegiatan ini memperkuat kemitraan antara kedua institusi yang terjalin sejak lama di tingkat dunia.
Di Indonesia Coca Cola juga telah lama menjalin kerjasama dengan PMI melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat, termasuk penanggulangan bencana. [mor]