Sabtu, 25 Oktober 2014 | 08:23 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Inilah Dampak Masturbasi Bagi Wanita
Headline
Foto : ilustrasi
Oleh: Dahlia Krisnamurti
gayahidup - Kamis, 28 April 2011 | 21:04 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - Bukan hanya pria, wanita pun kerap melakukan masturbasi. Tidak sedikit wanita bertanya, apakah melakukan masturbasi ini berbahaya? Adakah efeknya pada kesehatan?

Seperti masturbasi merupakan suatu cara untuk merangsang diri sendiri demi mendapatkan kepuasan seksual. Pada laki-laki lebih mudah melakukan masturbasi ini karena daerah paling sensitifnya terdapat di area batang Mr. Dick, sehingga stimulasi seksual diberikan di daerah tersebut.

Namun pada perempuan, seringkali titik sensitifnya terletak di daerah lebih tersembunyi, sehingga lebih sulit untuk mencapainya. Biasanya untuk bisa mencapai orgasme, maka stimulasi diberikan di sekitar klitoris ataupun di area G spot yang terletak di bagian dalam Mrs. V.

Seperti dikutip dari woman to woman, Carrie Levie seorang bidan asal Amerika menjelaskan dampak masturbasi pada wanita bagi kesehatan fisik dan psikologisnya.

Mencegah infeksi serviks dan kandung kemih

Penelitian menunjukkan bahwa masturbasi yang dilakukan wanita dapat memberikan perlindungan terhadap infeksi serviks dan kandung kemih. Hal itu karena ketika masturbasi 'tenda' klimaks terbuka atau membuka leher rahim.

Joann Ellison Rodgers, dalam bukunya berjudul 'Sex: A Natural History', mendeskripsikan proses peregangan dan penarikan lendir di leher rahim, memungkinkan untuk meningkatkan keasaman dalam cairan serviks.

Hal ini meningkatkan jumlah bakteri 'baik' dan lebih banyak cairan berpindah dari leher rahim ke dalam organ intim. Lalu, bagi wanita yang sering mengalami infeksi kandung kemih, masturbasi bisa membantu mengurangi rasa sakit.

Mengatasi insomnia secara alami

Masturbasi dapat mengatasi insomnia secara alami, dengan produksi hormon yang bisa melepaskan ketegangan. Hormon itu yaitu hormon dopamin, berfungsi memberikan rasa nyaman, yang produksinya meningkat ketika mencapai klimaks.

Setelah itu, hormon oksitosin dan endorfin dilepaskan, yang membuat Anda merasa hangat dan tidur nyenyak.

Menstabilkan mood

Masturbasi membantu meringankan emosi depresif. Ketika Anda bergairah, hormon dopamin dan tingkat epinefrin dalam tubuh meningkat. Kedua hormon ini bisa membuat mood Anda lebih stabil.

Mengatasi stres

Dalam bukunya yang berjudul 'For Yourself', ahli terapi seks, Lonnie Barbach menjelaskan, stres dapat membuat ketidakseimbangan dalam tubuh. Ia mengungkapkan, masturbasi dapat membantu mengurangi stres emosional, yaitu dengan meluangkan waktu untuk diri kita sendiri. [mor]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
2 Komentar
astrid putri madia arta
Minggu, 14 Oktober 2012 | 10:02 WIB
apakah betul masturbasi terhadap seorang wanita bisa menyebabkan kemandulan ??
cay
Senin, 26 September 2011 | 17:53 WIB
aku mengalami masturbasi kalo gk salah 2x tiap ML,tapi itu juga dengan waktu yg sangat lama perML,,,rasanya memang anak,,tpi sekarng aq jarang lagi seperti itu...jadinya ML gk seru lagi,,
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER